Balada Bebunyian

daun-daun bergesekan ditiup angin, lalu lahirlah bebunyian..

angin merasa bertanggungjawab atas bebunyian yang lahir, maka dibawanya bebunyian dalam hembusannya..

bebunyian yang telah dewasa merasa bahwa ia jugalah makhluk yang harus bertanggungjawab atas dirinya, maka berdirilah ia di daun telinga manusia, lalu menggetarkan gendang telinga manusia..

menjadi apakah bebunyian di telingamu?..

aku merasa bebunyian telah menjadi nyanyian penyemangat untuk berdiri tegak di dalam buaian angin kehidupan yang tak tentu arah..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s