Lorong Gelap Menuju Cahaya

[LORONG GELAP MENUJU CAHAYA]: Betapa menggairahkannya menjalani hidup, bahwa selalu ada pintu yang terbuka setelah lorong-lorong sempit yang menyesakkan dada. Lalu, mengapa mesti terlalu khawatir dengan keberhasilan dan kegagalan, mudharat dan manfaat, hidup dan mati. Bukankah, “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah.” Bukankah, “Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukan(nya).” (Alquran Surah Yunus ayat 49). Sederhana saja!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s