Gagasan Lembaga Kajian Perpustakaan dan Masyarakat

Selama beberapa bulan belakangan ini, blog saya banyak dikunjungi pembaca dengan kata kunci pencarian di google: ”pengertian partisipasi masyarakat” atau ”definisi partisipasi masyarakat” serta ”peran masyarakat dalam pengembangan perpustakaan” dan “perpustakaan masyarakat”. Saya kembali ingin menuliskan tentang perpustakaan dan masyarakat yang dulu sempat menjadi fokus kajian saya.
***
***
Perpustakaan, menurut hemat saya, pada dasarnya merupakan suatu sarana yang dikembangkan oleh dan untuk suatu kelompok masyarakat di dalam mengelola pengetahuannya. Ilmu pengetahuan sendiri terus-menerus berkembang seiring dengan perkembangan pengalaman manusia di dalam mengkaji diri dan lingkungannya serta kesejatiannya untuk menuju kesempurnaan. Dengan demikian, perpustakaan sebagai sebuah sarana untuk mengelola pengetahuan perlu terus-menerus dikembangkan -jika tidak secara otomatis terus berkembang seiring perkembangan produk pengetahuan masyarakat itu sendiri-.
Kontradiktif dengan pernyataan di atas, perkembangan perpustakaan di Indonesia memang masih banyak yang menilai tidak terlalu baik. Banyak kalangan menilai perkembangan perpustakaan yang kurang baik itu selalu dikaitkan dengan kurangnya kebiasaan membaca pada masyarakat Indonesia.
Padahal, kembali menurut hemat saya, di sisi lain perkembangan produk  ilmu pengetahuan berupa buku dan dokumen dalam ragam bentuknya baik yang datang dari luar negeri maupun yang dihasilkan dari masyarakat Indonesia sendiri tidak dikelola dengan baik oleh lembaga perpustakaan yang ada.
Perpustakaan juga dinilai hanya memenuhi kebutuhan masyarakat ’kelas menengah’ dan ’menengah ke atas’. Misalnya, terkait dengan akses yang sulit dijangkau oleh masyarakat ’kelas menengah ke bawah’ seperti lokasi dan aturan-aturannya, serta isinya yang kadang tidak menjawab kebutuhan masyarakat kelas bawah tersebut, jika tidak boleh dikatakan tidak terkait sama sekali dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Berangkat dari penilaian itu, muncul ketidakpuasan pada suatu kelompok masyarakat sehingga muncul pula upaya untuk memenuhi sendiri kebutuhannya akan sumber pengetahuan dan mengelola secara mandiri produk-produk pengetahuannya. Hal ini dapat dilihat pada tingkat komunitas kecil, dimana saat ini telah muncul dan berkembang perpustakaan-perpustakaan masyarakat (perpustakaan komunitas). Perpustakaan semacam itu mereka sebut sebagai Rumah baca, Taman Bacaan, Sanggar Baca, Saung Baca, dan penyebutan lainnya. Seakan-akan ’alergi’ terhadap istilah perpustakaan yang citranya terlanjur kaku, angkuh dan kolot.
***
***
Berangkat dari kenyataan itu, dapat dilihat bahwa perkembangan dan pengembangan perpustakaan tidak dapat terlepas dari kondisi masyarakat di sekitarnya dan kebijakan penyelenggaraannya. Kajian-kajian mengenai perpustakaan dan masyarakat yang kurang menyebabkan penyelenggaraan perpustakaan tidak berjalan dengan efektif dan efisien. Oleh karena itu, kajian mengenai perpustakaan dan masyarakat di Indonesia rasanya penting untuk dikembangkan agar perpustakaan dapat berdiri dan berkembang dengan baik di tengah-tengah masyarakat dan dapat membawa perubahan pada masyarakat sehingga maju dan berkembang.
Berdasarkan pemikiran itu, rasanya perlu juga untuk dikembangkan semacam lembaga kajian Perpustakaan dan Masyarakat dengan berfokus pada kajian teori perpustakaan, praktek pengembangan perpustakaan di lapangan, kajian kritis mengenai hubungan antara perpustakaan dan masyarakat, kondisi masyarakat, serta kajian mengenai pengembangan peran perpustakaan bagi pengembangan masyarakat di Indonesia. Sehingga tidak hanya mengkaji yang teknis-teknisnya saja seperti saat ini.
Saya harap, dengan tulisan pengantar ini akan ada di antara kita yang mendedikasikan diri untuk menyediakan sarana untuk mengkaji, menyebarkan hasil kajian agar dipahami dan dikritisi oleh lebih banyak pihak: masyarakat umum, praktisi, peneliti/akademisi, maupun pemerintah yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan perpustakaan.
Semoga semua pihak dapat beranjak dari pemahaman yang memadai ketika berbicara tentang perpustakaan dan bersama-sama mengembangkannya, yang menurut hemat saya yaitu sebagai sebuah sarana untuk mengelola pengetahuan yang dapat dipergunakan untuk mencerdaskan dan mengembangkan suatu masyarakat sehingga maju dan berkembang secara berkesinambungan dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang diperoleh dan dihasilkannya.

One Comment Add yours

  1. itu foto rumah baca di desa binaan mapala ui yah bang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s