Kesepakatan Kita, untuk D.M.

untitled
***
.
sahabat, bukankah tidak semua indah perlu warna cerah
seperti indah senja di sisi timur yang hitam dan kelabu
kita membelakangi barat dan matahari terbenam yang merah
berjalan pulang memandang sisi gelap lebih dulu
.
merah di belakang kita: hari yang cerah, senja yang indah,
berlalu
hitam di depan kita: malam yang resah, rebah dan lelah,
menunggu
.
adakah hari-hari yang begitu susah dan melelahkan bagimu?
aku harap tidak ada putus asa dalam jalan-jalan kita
jalan lurus melintang antara cerahnya merah dan tegasnya hitam
mencipta ruang pengertian antara dunia atas dan dunia bawah
dunia tanpa dinding dan tangga keangkuhan
.
kesepakatan kita: menghapus derita dan penghambaan jadi cinta!
.
NB: sahabat, jika engkau yakin tak akan pernah menjadi mentari yang mampu memberi terang bagi semesta, tetapi janganlah pernah untuk tidak berniat memberikan sedikit cahayamu pada jalan-jalan pembebasan sekalipun hanya seperti kunang-kunang yang cahayanya timbul tenggelam. yakinlah, kunang-kunang pun memberi setitik harapan bagi mereka yang tersesat dan membutuhkan air di hutan pada malam hari. kitapun pernah menerima jasanya bukan? kunang-kunang, sungai, dan secangkir kopi yang menghangatkan. Selamat berjuang sahabat! Sampai jumpa lagi!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s