Begitu Dekat, Begitu Jauh

dsc042641
***
Ada seorang teman yang begitu dekat dengan saya dalam beberapa waktu. Dan pada akhirnya seolah-olah menjadi sangat jauh begitu saja. Saya pernah mengungkapkan soal ini juga kepadanya. Tapi, ia jawab secara serampangan namun terkesan sangat puitis seperti ini:
“Jika berjalan, sahabat, sadarilah kalau kamu berjalan.
Jika berlari, sahabat, sadarilah kalau kamu berlari.
Jika berhenti, sahabat, sadarilah kalau kamu berhenti.”
Ya, saya sadari kalau kami pernah sama-sama berjalan. Begitu dekat. Begitu selaras. Saya sadari pula bahwa kami pernah sama-sama berlari. Begitu cepat. Begitu jauh. Dan kini saya sadari pula bahwa kami telah benar-benar berhenti. Begitu sepi sapa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s