mohon tutup pintu kembali

yang begitu berharap akanMu,

menyekat gelap dan terang,

memisahkan antar ruang,

merindukan pertemuan.

.

Engkau yang tidak diawali dengan kata

sampai kapan kau tetapkan hati ini

untuk terus bertanya tentangMu?

.

aku yang tetap bertahan

untuk penciptaan yang Engkau berikan

untuk perjumpaan yang Engkau janjikan

.

sayup mataku bukan menandakan akhir

dari dzikir yang tanpa kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s