Malam di Kota Tua

dalam sejuta bayang mimpi-mimpi,
kudapati kegelisahan yang selalu berbeda
.
dalam lorong-lorong sempit kota tua,
kutemui sejuta bayang bersimpuh
merindukan diri sendiri
.
mengabur,
bertebaran tanpa suara
.
sepi,
mengungsi tanpa kata-kata
.
dalam sejuta janji yang tak kuingat lagi,
sejuta bayang hilang
bersama jejak kaki para pengembara
.
janji setia di dalam rimba,
adalah janji sejuta bayang yang hilang
.
tiba malam menjelang,
aku rindu kamar dan mimpi-mimpi
aku ingin nikmati rasa lelah dan mimpi indah
aku ingin kembali padaNya
.
: kemunafikan selamanya melahirkan kegelisahan
.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s